Monday, June 20, 2011

This is it - My journey part 3

2009 – Next B - Bali, Bandung, Dufan
Tahun 2009, perjalanan tetap berlanjut...

Di tahun ini ada sebuah pencapaian lagi dalam sejarah perjalanan saya, ini adalah kali pertamanya saya melakukan solo travelling (walaupun gak sepenuhnya solo travelling..hihiihi) dan ini adalah tahun dimana saya mengunjungi B ke 2 dari 3 Beauty of Indonesia, tak lain tak bukan adalah Bali. Menurut pendapat saya Bali adalah tempat yang paling indah di Indonesia. Tak heran juga dijuluki Paradise island dan pulau dewata. Berapa kali pun anda berkunjung ke pulau ini, dijamin tidak akan pernah bosan dengan keindahannya...so amazing..!! 

Bandung - Dufan
Perjalanan ke Bandung berlangsung dari tanggal 9-13 Juni 2009. Tiga hari pertama dalam rangka dinas dan 2 hari berikutnya dalam rangka gathering. Saya juga menambah satu hari lagi dengan menginap di Jakarta dan bermain di Dunia Fantasi Ancol. Saya baru benar-benar menikmati kota Bandung pada hari ketiga, itupun pada malam hari, karena dua hari dan setengah hari sebelumnya saya harus pp Bandung - Karawang setiap hari dari pukul 6.30 pagi dan tiba kembali lagi di Bandung pukul 11 malam. Terang saja saya tidak melihat kehidupan kota itu sama sekali, mengingat aktivitas bisnis di Bandung baru buka pada pukul 9 pagi dan tutup pada pukul 9 malam. Sebenarnya hal ini sangat disayangkan sekali, soalnya hotel saya lokasinya dekat dengan pusat factory outlet jalan RIAU. Tiga hari pertama saya menginap di hotel Grand Serela dan satu malam berikutnya di hotel Grand Seriti yang masih satu grup dengan Grand Serela. Yang membedakan dari hotel ini hanya bintang dan jenisnya saja. Grand Serela adalah hotel boutique hotel bintang 3 sedangkan Grand Seriti adalah hotel bintang 4. Jika disuruh memilih saya lebih memilih hotel Grand Seriti, kamarnya lebih bagus dan rate-nya lebih rendah dari Grand Serela. 
Acara jalan-jalan di Bandung diawali dengan menjemput rekan-rekan kami yang datang dengan naik kereta dari Surabaya. Saya beruntung sekali tidak perlu susah-susah naik kereta, yang kalau tidak salah menempuh waktu 10 jam. Mendengar cerita dari teman-teman yang naik kereta sepertinya menderita sekali karena mereka harus tidur di kereta semalaman dan kedinginan. Hal ini diperburuk dengan paginya mereka langsung dibawa ke tempat wisata Kawah Putih, yang berarti belum sempat mandi. 

Unforgetable moment and places

Kawah Putih
Ini adalah salah satu objek wisata alam di Bandung berupa kawah yang berwarna putih. Lokasinya berada di Ciwidey, untuk menuju kesana cukup menyeramkan jalurnya karena melewati tanjakan dan tikungan tajam, yang membuat menyeramkan adalah karena kami naik bus berukuran besar dan saya duduk di belakang supir, jadi benar-benar kelihatan pemandangan di sepanjang jalannya. Kawah ini berwarna putih karena disebabkan oleh dasar kawah yang berbatu-batu dan berpasir berwarna putih. Pemandangan kawah ini memang luar biasa dan bagus sekali untuk dijadikan objek foto. Tak heran jika banyak yang memilih lokasi pre-wedding di sini. 

Flying Fox
Hari kedua di Bandung acaranya adalah outbond. Yang paling menarik di outbond ini adalah untuk pertama kalinya saya berani mencoba flying fox dan ternyata menyenangkan sekali, walau sebelum meluncur ke bawah saya bertanya bolak balik ke petugasnya, ' ini dijamin aman kan Pak?' pernah ada yang jatuh gak?!

Dunia Fantasi
Acara jalan-jalan di Bandung memang singkat sekali karena hari keduanya dipakai untuk outbond dan setengah hari berikutnya kami sudah harus bertolak ke Jakarta untuk kembali ke Surabaya menggunakan pesawat. Saya yang tidak puas dengan perjalanan sehari dan selalu aji mumpung..wkwkwk mumpung masih hari Sabtu, saya extend 1 hari di Jakarta dan mengambil penerbangan termalam ke Surabaya pada hari Minggunya. Ada 2 pilihan kegiatan pada hari Minggu itu, yaitu antara ke Dunia Fantasi atau ITC Mangga Dua, yang keduanya dekat dengan hotel saya, Ibis Mangga Dua. Oh ya, ini juga pertama kalinya saya menginap di hotel Ibis... (yang kemudian beberapa bulan kemudian saya malah jadi bolak menginap di hotel Ibis, walau berbeda lokasinya...;D). Karena ini sudah tidak termasuk dalam acara gathering, jadinya biaya selama extend harus saya tanggung sendiri. Jadi biaya menginap di hotel Ibis Mangga Dua seharga IDR 400.000, saya bagi dengan dua teman lainnya. Lagi-lagi kami memilih sekamar bertiga biar biaya lebih murah.hehehehe... (biasa orang nekat dan bandel, dibilangin maximal tamu per kamar 2 orang, kalau lebih harus pake extra bed, tetap dilakuin saja...wkwk). 
Keesokan harinya pagi-pagi jam 8 kami sudah siap menuju Dufan, yang berujung dengan garingnya kami disana selama 1,5 jam karena ternyata dufan baru buka pada pukul 9.30. Ini gara-gara salah informasi dan tidak sempat mengecek di mak google. Alhasil ngentang didepan loket 1,5 jam, ya keuntungannya gak perlu mengantri mengingat itu hari Minggu. Datang ke Dufan di pagi hari ternyata menyenangkan sekali..masih sepi dan antrian belum panjang.
Lagi-lagi, ini adalah kali pertamanya saya ke Dufan setelah sekian lama, waktu kecil saya pernah pergi, tapi gak ingat sama sekali, taunya waktu liat foto jadul. Permainan pertama yang saya coba adalah Tornado, ini permainan beneran memacu adrenalin. Pas itu saya dan dua teman saya adalah kloter pertama yang naik permainan ini. Jadinya masih sepi dan lama menunggu pengunjung. Saking lamanya, nyali yang tadinya sudah terkumpul hampir ciut kembali. Tapi akhirnya saya tetap naik, gara-garanya pada saat saya turun dari 'hot seat' tornado, si operator main ngeledek saja pake speaker 'Mbak yang itu kok turun..masa begini aja takut...' haizz demi gengsi, gua naik dah..begitu omelan saya dalam hati. Jadi deh saya naik, pertamanya memang ada rasa takut..tapi setelah posisi saya berada di atas dengan kursi menghadap ke matahari langsung, saya dan teman saya bukannya takut malah ngomel-ngomel..kita berdua kompak teriak ' mas, turunin donk, panas nih...' begitu di balik posisinya menghadap ke bawah yang seharusnya lebih seram, karena posisi menggantung, kita malah senang, karena selamat dari terik matahari..wkwkw beneran gokil banget..
Ada satu hal yang membuat saya malas mencoba kembali permainan ini, masalah safety. Safety belt yang ada benar-benar hanya bergantung pada tombol safety belt (seperti safety belt mobil) dan yang tidak meyakinkan adalah adanya jarak antara punggung kita dengan kursi pada saat kursi dibalik menghadap ke bawah, dengan kata lain, penahan badannya tidak menjepit badan dengan rapat. Beneran tidak aman, bayangkan saja kalau ada yang saking paniknya tidak sengaja menekan tombol safety belt dan safety belt terbuka, apa gak jatuh tuh orang?
Sayang sekali keberanian saya, yang langka ini (berhubung saya punya phobia dengan tempat tinggi, saya jarang sekali bermain dengan ketinggian) tidak sempat diabadikan, gara-garanya saya kloter 1, tukang foto langsung jadinya belum datang..grgr...
Setelah tornado, saya mencoba Kora-kora (disini saya duduknya dipaling atas lhoo...), halilintar(Jangan heran kenapa saya berani naik ini, soalnya sebelum naik saya sudah interview mbaknya :D, katanya cuma 1 menit dan kecepatannya sangat cepat, jadi tidak terasa), 3D movie, niagara (saya hampir penyet disini karena ketindes ransel teman saya yang duduk di depan saya waktu di posisi tanjakan 45 derajat, menjelang perahu meluncur cepat - benar benar menderita), komedi putar dll. Yang saya tidak coba adalah rumah boneka, ontang anting dan kicir-kicir (yang ini saya gak mau coba lagi, gara-gara teringat sama safety belt tornado yang gak safety itu..).
Yang sangat disayangkan dari Dunia Fantasi adalah tidak adanya loker untuk menyimpan barang-barang pengunjung, masa saya naik Niagara sambil memanggul tas...sampai ketindes. Bahkan naik halilintar saja tas disuruh bawa, untung saja saking cepatnya, tas tidak mungkin terjatuh. Pada waktu naik tornado, tas diletakkan di atas meja yang telah disediakan di depan permainan..seperti mau diobral saja. Andai saja Dufan bisa meniru USS dan RWG yang menyediakan loker berbayar untuk pengunjung (di USS bahkan free untuk 30 min pertama).


Bali
Untuk Bali disimpan dulu ya ceritanya..nanti akan diceritakan di page tersendiri...soalnya bolak balik nih ngunjungin pulau yang satu ini dan terlalu banyak hal yang perlu diceritakan disini...