Monday, December 5, 2011

Seoul - I am coming - Eps 2



s.e.o.u.l 함께 불러봐요 꿈이 이뤄질 아름다운 세상

s.e.o.u.l hamkke bulleobwayo kkumi irweojil aremdaun sesang

어디서나 즐거움이 넘치는 ~ 사랑해

eodiseona jelkeoumi neomchineun got~ saranghae

s.e.o.u.l 함께 외쳐봐요 어디서라도 웃을 있는

s.e.o.u.l hamkke weichyeobwayo eodiseorado usel su ittnen

행복 모두가 하나되는 세상 만들어요

haengbok moduga hanadweinen sesang mandereoyo 
 
 (english: S.E.O.U.L. Call it with me, the beautiful world that makes my dreams come true
The place where joy overflows wherever I go~ I love you~
S.E.O.U.L. Shout it with me, the happiness that can laugh
 Anywhere~~ We make a world where everything becomes one)
Day 1 - Seoul, the real city of dreams...
its culture, its beauty, and its technology


Setuju banget  sama lirik lagu Seoul Song (theme song visit Korea year yang dinyanyikan SNSD dan Super Junior), Seoul memang kota yang indah, kota di mana semua harapan dan impian menjadi kenyataan. Saya sendiri sampai terpukau-pukau melihatnya, serasa gak mau pulang kalau sudah disana... terlalu indah untuk dilupakan dan ditinggalkan.. Gak heran kalau banyak orang bermimpi ingin mengunjungi kota ini...

Jadwal perjalanan hari pertama saya adalah mengelilingi kota Seoul. Saya lengunjungi beberapa landmark terkenal dari kota ini. Perjalanan dimulai dari pukul 10 pagi (disana rata-rata pertokoan buka jam 10 pagi). Jam 10 pagi jalanan di Seoul sudah cukup ramai tapi tetap tertib. Oh ya, jalan raya di sini kebalikan dengan jalan raya di Indonesia, mungkin karena itu semua mobil di sini setirnya ada di sebelah kiri.
Hari pertama ini kami disuguhkan suhu yang cukup dingin di pagi hari, 8 derajat celcius. Menurut hasil pantauan saya dari situs prakiraan cuaca, hari itu akan cerah di pagi hari dan mendung di siang hari dengan kisaran suhu membentuk piramida, yaitu dingin di pagi hari, siang hari mulai naik dan turun lagi di malam hari. Suhu paling rendah adalah 7 derajat dan suhu paling tinggi adalah 14 derajat. Walau ada mataharinya, Seoul tetap terasa dingin lho..apalagi pada saat angin berhembus,brbrbrbrbrr dingiiin sekaliii.. (berhubung masih hari pertama jadi sedikit lebay, sok ikut-ikutan orang setempat pantau cuaca dan suhu sebelum keluar rumah, biar gak saltum..sayangnya ini cuma berlangsung di hari pertama saja..wkwkkwkw :P). 
Tapi prakiraan cuaca di sana memang akurat banget, kalau di perkirakan hujan ya beneran hujan, diperkirakan suhu berkisar 5 derajat ya beneran 5 derajat..gak kayak di tempat kita, terlalu banyak pawang hujan jadinya prakiraan cuaca jadi gak akurat.
Berikut ulasan mengenai tempat-tempat yang saya kunjungi pada hari pertama:

The Blue House (Cheong Wa Dae).
Sayang sekali The Blue House cuma bisa difoto dari jarak jauh seperti ini, kalau bisa masuk ke dalamnya pasti lebih menarik. Yang pake baju hitam di seberang jalan itu petugas keamanan yang jaga di setiap sudut kawasan The Blue House.

Letaknya tidak terlalu jauh dari backpacker Mr Sea, sepertinya hanya 20 menit perjalanan untuk sampai kesana. 
Phoenix Fountain
The Blue House atau bahasa Korea-nya Cheong Wa Dae adalah White House versi Korea, jadi ini adalah tempat tinggal resmi Presiden Korea. Disebut the Blue House karena atap bangunannya berwarna biru. Karena alasan keamanan, turis hanya diijinkan untuk melihat Blue House dari seberang jalan, tepatnya di depan pintu masuk Gyeongbok Palace (menurut saya sih ini pintu belakangnya Gyeongbok Palace, karena pintu depannya yang menghadap langsung ke Gwanghwamun Square). Seperti halnya tempat tinggal kepala negara pada umumnya, di setiap sudut jalan Blue House ini dijaga oleh petugas keamanan berpakaian jas hitam ala MIB atau tim IRIS di drama IRIS lengkap dengan headset ala intelnya.
sepanjang jalan menuju Blue House
Bahkan pos polantasnya saja beratap biru :D

Yang unik disini itu adalah ditengah-tengah jalan antara air mancur Phoenix di areal depan Blue House dengan jalan masuk ke Blue House ada pos polisi lalu lintas (saya lebih suka menyebutnya begitu, soalnya petugas yang didalamnya sibuk mengarahkan pentungan di jalannya seperti layaknya polantas..hehehe ;D) kecil di tengah jalan, yang saking kecilnya lebih mirip pos telepon umum tapi tanpa kaca yang hanya muat untuk satu orang. Sebenarnya pemandangan di kawasan Blue House ini sendiri sudah sangat indah, apalagi pas musim gugur begini, semua pohn daun-daunnya sudah menguning bahkan ada yang sudah berwarna merah. Tentu saja saya dan teman-teman tidak melewatkan kesempatan untuk berpose di bawah daun-daun maple yang berwarna kuning dan kemerahan ini.