Sunday, July 7, 2013

Singapore - expensive ?!

Bulan Mei 2013 yang lalu saya kembali mengunjungi Singapura, kali ini dalam rangka menemani seorang teman yang baru kali pertama ke luar negeri. Tempat-tempat dan atraksi yang saya kunjungi kali ini di Singapura mayoritas adalah tempat-tempat dan atraksi yang gratis tapi menarik untuk dikunjungi. Jadi kalau orang bilang kalau rekreasi ke Singapura itu harus siap dana besar karena tempat wisatanya harganya mahal-mahal, itu salah besar. Ada banyak tempat rekreasi dan atraksi gratisan di Singapura, saya sendiri sudah mengunjungi 7 dari banyak list yang ada.

Garden by The Bay

OCBC Skyway

Yang ini adalah tempat wisata paling baru di Singapura, baru dibuka pada akhir tahun 2012. Sesuai namanya tempat ini adalah taman raksasa yang letaknya di dekat Marina Bay, lebih tepatnya dibelakang Marina Bay Sands. Saking luasnya, kalau mau mengelilingi keseluruhan tempat ini diperlukan waktu minimal 2 jam berjalan kaki, itu pun hanya outdoor conservatory-nya saja.  Sebagian besar areal Garden by the bay dapat dimasuki dengan gratis, hanya Flower dome, cloud forest dan OCBC skyway yang memerlukan tiket masuk. 

Tulip at Flower dome 'Garden by the bay'



Saya tertarik mengunjungi Garden by the bay karena Mei kemarin ada  tulip display di flower dome, yang katanya tulip-tulip tersebut langsung didatangkan dari Belanda. Jarang-jarang kan kita bisa menyaksikan tulip di negara tropis. Dari kunjungan saya kemarin, saya jadi tau kalau tulip itu punya warna yang beraneka ragam dan bisa mekar juga, jadi ternyata tulip itu tidak selamanya dalam posisi menguncup. Ketika saya ke sana banyak sekali tulip yang sudah tidak sempurna lagi bentuk kuncupnya aka. mekar - tapi tidak selebar bunga mawar, soalnya saya ke sana H-1 sebelum display berakhir. 
Air terjun buatan di Cloud forest
Sky way di cloud forest
Bagi turis, kalau mau masuk ke flower dome harus membeli tiket terusan 2 cool-dry conservatory, disebut cool dry karena keduanya di dalam ruangan yang suhunya diatur sedemikian rupa - kalau dari luar cool dry observatory itu yang modelnya kayak rumah kaca lengkung. Hanya local resident yang dapat membeli tiket terpisah untuk masing-masing observatory. Harga tiket terusan untuk 2 observatory tersebut cukup mahal yaitu SGD 28, tapi benar-benar worthed dengan apa yang dipertunjukkan di dalamnya. Kalau flower dome isinya sesuai dengan event yang sedang ada saat itu - waktu saya ke sana eventnya Tulip, cloud forest di dalamnya ada air terjun buatan raksasa yang keren banget, dijamin kagum kalau melihat langsung air terjun ini. Di dalam cloud forest ini kita dapat mengitari rumah kaca raksasa tersebut dari ketinggian tertentu, jadi dibuat semacam skyway melingkar begitu. 

OCBC green Rhapsody show
Kalau ke Garden by the bay di sore hari, jangan lupa untuk menunggu pertunjukan OCBC green Rhapsody - ini pertunjukan permainan lampu di OCBC tower. Pertunjukan ini juga gratis. 










Wonderful light show - Marina Bay Sands

Wonderful show at Marina bay sands

Wonderful light show ini adalah salah satu atraksi menarik di Singapura yang tidak dipungut biaya juga. Sesuai namanya ini adalah pertunjukan laser show disertai dengan projecting short movie yang menceritakan jalan kehidupan seseorang dari kecil hingga dewasa. short movie ini di proyeksikan ke air yang memancur dan disertai dengan iringan lagu dan permainan laser yang menakjubkan. Katanya sih ini adalah pertunjukan water dan laser show terbesar di Asia Tenggara. Laser show ini juga menarik untuk dilihat dari arah sebaliknya, yaitu dari The Esplanade dan Marina Bay Promenade. Bedanya kalau melihat dari arah sebaliknya, kita tidak dapat mengikuti jalan cerita dari wonderful show ini, kita hanya dapat menyaksikan gemerlapan laser show dari Marina Bay Sands.

Tempat terbaik untuk menonton wonderful light show adalah di depan The Shoppes Marina Bay Sands - tepatnya di pelataran yang ada 'mangkok' oculus-nya. Pertunjukan wonderful light show ini berlangsung setiap hari dengan waktu tayang yang berbeda antara weekend dengan non-weekend. 


Crane dance - Resort World Sentosa


Tidak kalah dengan Marina Bay Sands yang punya pertunjukan Wonderful light show, Resort World Sentosa juga punya pertunjukan serupa yang juga tidak dipungut biaya. Mayoritas orang taunya kalau di Sentosa pertunjukan laser show yang ada adalah Song of the Sea, jarang sekali ada yang mengetahui pertunjukan gratis ini. 

Kalau Song of the Sea adalah pertunjukan laser show berbayar, Crane dance ini tidak dipungut biaya hanya saja jadwal show tidak tiap hari. Saya sendiri sampai menyesuaikan waktu kunjungan saya ke Singapura dengan jadwal show Crane dance ini, karena sudah berkali-kali tiap saya ke sana pasti ketepatan pas tidak ada jadwal show.

Crane Dance
Sesuai namanya Crane dance adalah pertunjukan tarian bangau yang menggunakan alat berupa 2 mesin pencapit - seperti alat untuk mengangkat barang berat di konstruksi / pelabuhan tapi yang ini ujungnya menyerupai capit kepiting. Pertunjukan ini menceritakan kisah percintaan 2 ekor bangau. Mengasikkan dan sangat menarik. Untuk pertunjukan gratis, bisa dibilang pertunjukan ini sangat memuaskan. Yang tidak kalah menarik, pertunjukan ditutup dengan pertunjukan kembang api yang meriah. Tempat untuk menonton crane dance ini ada di sebelah kiri USS (kalau kita berdiri menghadap ke USS). Posisinya menghadap ke laut, dan dapat dituju dari bagian belakang food court di sebelah kiri USS. Jadwal crane show setiap bulannya dapat di cek di :http://www.rwsentosa.com/language/en-US/Homepage/Attractions/CraneDance


Singapore City Gallery

Singapore City Gallery adalah tempat dimana kita bisa melihat maket negara Singapura secara keseluruhan dan di dalamnya juga dipertunjukkan bagaimana Singapura dulu dan sekarang. Dengan masuk ke tempat ini kita dapat mengetahui bagaimana Singapura itu dibangun dari tahun ke tahun dan kita juga bisa melihat dari dekat seluruh bangunan di seluruh Singapura lewat maket Singapura yang dibuat mirip sekali dengan bangunan aslinya. Jadi di Singapore City Gallery ini ada ruangan khusus yang memamerkan peta Singapura Raksasa di lantai yang di atasnya ada maket bangunan-bangunan di setiap daerahnya, jadinya kita seperti melihat miniature Singapura. 

Seperti halnya museum-museum di Singapura lainnya, tempat ini menyajikan informasi terkait pembangunan Singapura lewat audio visual yang sangat canggih, bahkan kita bisa bermain membangun kota di sini - seperti permainan Cityville gitu. 
Penampakan maket / miniature Singapura

Lokasi Singapore City Gallery ada di  URA Centre, maxwell road - dekat Budha tooth relics temple, Chinatown. Detailnya dapat di cek di website : http://www.singaporecitygallery.sg/ . Untuk memasuki Singapore City Gallery ini juga tidak dipungut biaya, kita hanya diminta untuk mengisi buku tamu saja di bagian reception. Selain Singapore city gallery ada city gallery lainnya di daerah Marina Bay, namanya Marina bay city gallery, saya sendiri tidak sempat ke sana kemarin, next time saya ke Singapura saya pasti akan ke sana. Kalau di baca di website nya sih, kalau yang di Marina bay isinya seputar Marina bay dan ada maketnya juga. 




The Merlion dan Merlion park

Belum ke Singapura namaya kalau belum ke Merlion Park. Hehehe.. rasanya cuma saya doang yang apes harus 2 kali ke Singapura baru bisa bertemu dengan si Merlion tersohor itu. Merlion Park ini juga termasuk salah satu tempat wisata gratis di Singapura. Di tempat ini selain bisa berfoto dengan Merlion kita juga bisa berfoto dengan latar landmark Singapura lainnya : Marina Bay Sands, Esplanade dan The Fullerton Hotel. Kalau mengunjungi sini usahakan lewat MRT Raffles Place, pilih exit UOB tower. Biar begitu keluar MRT station, kita langsung bisa melihat Singapore river (lokasinya ada di belakang UOB tower) beserta jembatan-jembatan tua seperti Anderson Bridge, Cavenagh Bridget yang terkenal itu. Dari  UOB tower tinggal menyusuri tepi sungai ke arah Fullerton hotel, nanti tinggal turun ke bawah lewat underpass atau menyebrang untuk ke Merlion park. Sebelum ke sana juga bisa mengunjungi Raffless Statue dan Asian Civilisation Museum yang letaknya ada di seberang UOB tower. 



Asian Civilization Museum 

saya diberi pin ini ketika masuk museum
Museum ini sebenarnya ada biaya masuknya, tapi berhubung waktu saya berkunjung saat itu tepat di hari di mana museum memberikan akses gratis untuk semua pengunjung, jadinya gratisan deh. Bagi penggemar museum, tempat ini wajib dikunjungi, koleksi didalamnya lengkap banget dan juga didukung oleh multimedia yang canggih. Saya sebut lengkap karena didalamnya saya menemukan koleksi-koleksi baju adat suku-suku di Indonesia yang lengkap dengan aksesorisnya. Saking lengkapnya, saya sendiri sampai terkagum-kagum melihatnya dan sempat menebak-nebak ini pakaian adat darimana ya, kok bagus, setelah dilihat keterangannya ternyata dari Borneo yang berarti dari Kalimantan. Alamak, saya lahir dan besar di Kalimantan tapi saya sama sekali tidak mengenal baju adat tersebut, mungkin karena yang selama ini kita lihat hanya baju adat yang dipakai waktu tari-tarian saja. Jujur ya, tidak ada satupun museum di Indonesia yang pernah saya kunjungi yang punya display baju adat selengkap dan sedetail itu. Mungkin ada, tapi berhubung displaynya kurang menarik (baca: penuh debu dan tidak jarang tidak ada informasi detail seperti cara penggunaan, kegunaan, asal muasal, dibuat dari bahan apa, dll) jadinya saya tidak ngeh kalau ada di museum kita. Saya sendiri kemarin menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam di dalam museum itu - ini rekor terlama saya ke museum.
Asian Civilisation Museum - tampak depan

Setelah kunjungan saya yang pertama ke museum di Singapura, saya berjanji pada diri saya sendiri kalau setiap kali saya ke Singapura saya akan menyempatkan waktu untuk mengunjungi museum - museum lainnya. Salah satunya yang jadi incaran pertama saya : National Museum of Singapore. Detail terkait museum ini dapat dibaca di http://www.acm.org.sg/home/home.html



Fountain of Wealth, Suntec 


Sejak Desember 2012 air mancur buatan ini ditutup untuk umum dalam rangka renovasi. Sebelumnya saya sempat mengunjunginya di pertengahan tahun 2012 (baca : I am coming merlion! ). Di fountain of wealth ini kita dapat meminta keberuntungan dengan mengikuti prosesi touch the water dan kita juga bisa melihat megahnya pertunjukan laser show ketika air mancur buatan raksasa ini memancurkan airnya. 



Selain tempat-tempat gratisan tersebut, ada 1 hal baru yang saya kunjungi di Singapura, tepatnya di Universal Studio Singapore. Atraksi baru The Transformer di USS ini benar-benar ok punya, wajib dicoba. Ini adalah pertunjukan 3D  dimana kita akan menaiki kereta dan nantinya kereta ini akan bergerak maju mundur, naik turun sendiri mengikuti cerita yang ada di layar. Permainan ini membuat kita serasa menjadi tokoh dalam film Transformer. Sounds effect dan 3D effectnya benar-benar terlihat nyata. Amazing !








No comments:

Post a Comment