Monday, June 23, 2014

Yeay... The Ho[s]tel 2 is coming to town !

Available Now !! Grab it soon !

Sampai hari ini saya masih tidak percaya kalau tulisan saya terpilih untuk diterbitkan dalam the Ho[s]tel 2. Awalnya naskah tersebut saya tulis untuk blog saya, tapi entah kenapa selalu saja ada halangan untuk posting naskah itu. Yang ujung-ujungnya naskah 'Ini Hostel atau Kos ?!' cuma ngendon di folder draft blog ini sampai berbulan-bulan. 
Sampai akhirnya saya membaca twit dari Mas Ariyanto soal lomba menulis The Ho[s]tel 2, kebetulan waktu itu saya juga baru selesai membaca The Ho[s]tel. Saya sendiri tidak langsung tergerak untuk ikutan saat melihat pengumuman lomba tersebut di twit pertama. Saya baru tertarik ketika pertengahan periode, dan itupun karena tiba-tiba saja saya teringat kalau saya punya pengalaman yang 'cukup ajaib' ketika menginap di hostel. Jadi deh, saya coba ubek-ubek blog ini, dan ternyata benar ada 1 tulisan yang belum di posting. Tulisan yang masih draft itulah yang kemudian saya 'copas' ke word dan saya tulis ulang sedikit agar sesuai untuk menjadi naskah buku bukan tulisan di blog. Saat itu saya cuma berpikir gak ada salahnya mencoba, kalau terpilih ya syukur kalau gak ya gak masalah, toh kalau gak terpilih tulisannya berarti tinggal saya posting aja di blog ^^ - nothing to loose lah. 

Wednesday, May 21, 2014

Ada apa di balik pintu ini ?!

2nd Teaser
Tidak ada yang tau apa yang ada dibalik pintu sebuah Ho[s]tel... Berbagai makhluk, situasi telah menunggu Anda. Penasaran ?! Nantikan informasi untuk tanggal launching-nya ^^

Pada bingung kenapa saya posting teaser dari The Ho[s]tel 2 ??  Saya kasih clue ya : alasan (1) banyak cerita dan informasi menarik di buku ini, alasan (2) yg pasti gak jauh-jauh dari pengarangnya Ariy, dkk... ^^v

Monday, May 19, 2014

Traveling, why ?!

“Wah, kaya banget ya kamu, bisa traveling melulu !”
“Kamu kebanyakan duit ya, sampai bingung mau diapain, jadinya setahun ke luar negeri beberapa kali !”
“Wah, enaknya jalan-jalan melulu, gajimu gede ya? Setahun bisa jalan-jalan berkali-kali.”
“Wah ngafe melulu (baca: tiap hari ngemol), hedon banget ya kamu. Kalau dirumah aja pasti gak betah ya ? bingung mau dikemanain tuh duit ?”

Seruan diatas seringkali saya dapatkan dari orang-orang yang mendengar atau mengetahui kalau saya mau, akan atau habis traveling. Gak cuma habis traveling, beberapa juga membuat komentar yang terakhir kalau dengar saya jalan-jalan ke mall. Jujur, setiap kali saya mendengar komentar-komentar tersebut kuping saya langsung panas, ingin rasanya menjawab komentar tersebut dengan sesuatu yang tidak kalah dahsyatnya hingga bisa membuat mereka terdiam seketika. Beberapa kali saya berhasil menahan diri untuk tidak sewot, biasanya saya cuma tersenyum. Tapi lama kelamaan, stok kesabaran saya habis juga. Beberapa waktu yang lalu, saya sempat menjawab komentar seperti itu dengan jawaban “Masih mahalan smartphone-mu kok ketimbang biaya saya ke LN, kalau gak percaya nih saya tunjukin hitung-hitungan pengeluaran saya untuk perjalanan saya kemarin” dengan nada yang tidak kalah judesnya dengan nada mereka waktu mereka komentar begitu. Hihiii.. hasilnya ? yang bersangkutan langsung diam, besok-besoknya saat saya jalan-jalan lagi dia tidak berkomentar apapun di depan saya. Di depan gak, tapi di belakang teteupppp >_<

Saturday, March 1, 2014

1st teaser

Yeayy.. akhirnya hari ini muncul juga teaser pertamanya


source: twitter @ariysoc

Penasaran, ada apa dengan pict ini ? tunggu informasi selanjutnya yaa...

Thursday, February 6, 2014

Korea in my mind

Banyak yang bilang saya itu terobsesi dengan Korea, karena tiada hari tanpa menyebutkan Korea. Terobsesi? tidak juga, kata yang tepat adalah jatuh cinta pada Korea. 


Source: www.visitkorea.or.kr



Apa yang saya suka dari Korea? Apakah karena hallyu / Korean wave? Awalnya memang, tapi saat ini saya yakin beberapa alasan berikutlah yang menyebabkan saya menyukainya. Hallyu hanya sebagai pemicu pertama saja.

  1. Budaya
Menurut saya tidak ada negara yang memiliki strategi marketing sedahsyat Korea Selatan dalam memperkenalkan budayanya. Tak tanggung-tanggung mereka punya tourism organization yang tersebar di berbagai belahan dunia, di luar kedutaan besar mereka sendiri. Bukan cuma tourism organization, mereka juga mendirikan cultural centre di negara lain. Dari dunia maya, mereka punya banyak sekali website yang user friendly untuk memudahkan para pelancong untuk menggali informasi tentang Korea, sebut saja www.visitkorea.or.kr yang dikelola oleh Korea Tourism Organization,www.visitseoul.net , www.seoul.go.kr , www.ibuzzkorea.com dan masih banyak lagi website-website dari masing-masing region yang khusus dibuat untuk memperkenalkan pariwisata yang ada di region mereka. Bukan cuma website, mereka juga sangat aktif dalam SNS, mereka bahkan rajin menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh para netizen dengan sabar, padahal pertanyaan yang diajukan sebagian besar telah tersedia jawabannya di website resmi pariwisata mereka visitkorea.or.kr. Salah satu strategi marketing yang paling saya kagumi adalah program Global Seoul-Mate yang mereka cetuskan di tahun 2012. Program ini adalah program perekrutan para WNA untuk membantu mempromosikan Seoul lewat berbagai misi yang diberikan dalam periode tertentu. Menurut saya, program ini adalah ide cemerlang dan patut dicontoh. Mereka juga sering mengadakan kuis di website-website mereka berhadiah souvenir sampai paket wisata ke Korea.