Tuesday, January 26, 2016

Solo trip to Universal Studio Japan ?! Yes, you can do it!

Bulan Agustus 2015 kemarin, untuk pertama kalinya saya menginjakan kaki ke negeri sakura (cek itinerari selengkapnya disini) dan untuk pertama kalinya juga saya bermain di theme park sendirian. Siapa bilang kalau ke theme park sendirian bakal cepat bosan dan terkesan aneh. Dari pengalaman saya kemarin, gak tuh. Mau tau kenapa?


Keuntungan

Benefit utama bagi yang ke theme park sendirian adalah kita bisa memanfaatkan opsi single rider di beberapa wahana favorit. Single rider disini maksudnya adalah jalur antrian khusus yang diberikan untuk peserta yang hanya bawa diri gak bawa teman, ya contohnya kayak saya yang solo trip ke USJ. Opsi single rider ini dibuat untuk menggenapi jumlah rider dari tiap wahana. Misalnya untuk roller coaster yang 1 kereta isinya 3 orang dan di antrian regular ada pasangan yang siap menaiki kereta tersebut, nah daripada 1 slot kursi di keretanya   nganggur gak ada yang naikin, diambillah 1 orang dari single rider sebagai penggenap. Opsi single rider ini biasanya ada di wahana favorit yang selalu ramai peminat, dan biasanya antrian khusus single rider dibuka kalau jumlah pengantri di jalur regular sangat banyak. Dari segi waktu, opsi ini sangat membantu. Dari pengalaman saya kalau regular rider perlu 120 min untuk mencapai ujung antrian, single rider hanya perlu 30 min bahkan bisa kurang.
Opsi single rider ini bisa digunakan oleh siapapun yang bersedia menaiki wahana sendirian atau tidak barengan dengan teman-temannya.
Benefit lainnya adalah saat mau lunch atau dinner di dalam theme park gampang cari kursi kosong, karena hanya perlu 1 kursi. Selain itu, mudah untuk memutuskan mau naik wahana apa dulu, karena cuma sendirian, gak perlu diskusi dulu.

Friday, January 1, 2016

My Bucket List - Korea

Happy New Year! 

Selamat Tahun Baru..

새해 복 많이 받으세요 

Selamat tinggal 2015, terima kasih sudah menjadi tahun yang penuh berkah bagi saya. Tahun 2015 kemarin saya mendapatkan banyak sekali pengalaman. Berikut yang telah saya lakukan selama tahun 2015:

Tuesday, December 29, 2015

The Blue House (Cheongwadae) Tour

A tour to the Presidential Office & Residence in Seoul


Cheongwadae (Photo credit: http://www.visitseoul.net/en/article/article.do?_method=view&m=0004003002003&p=en&art_id=42683&lang=en)


Setelah beberapa kali gagal karena telat reservasi, akhirnya bulan April 2015 kemarin saya berhasil mereservasi untuk Blue House tur.  

Blue House tur ini adalah satu-satunya tur yang membawa kita berkeliling di area Blue House (Cheongwadae). Blue House (Cheongwadae) adalah tempat dimana Presiden Korea Selatan bekerja dan tinggal. Disebut Blue House karena atap bangunan gedung utamanya berwarna biru. Lokasi The Blue House ini terletak tepat dibelakang di Gyeongbokgung. 

Monday, December 28, 2015

K-Smile

KSmile logo taken from www.visitkorea.or.kr

 Visit Korea VIP Members Invitation Tour - Epilog (The End)



Apa itu K-Smile?

K-Smile adalah kampanye yang dilakukan untuk menyongsong Olimpiade musim dingin di Pyeongchang tahun 2018. Semboyan dari kampanye ini adalah "Korea smiles and world smiles back" , yang bermakna Korea akan menyambut pengunjung dengan ramah sehingga para pengunjung mau untuk datang kembali ke Korea. Kampanye ini adalah project nasional di Korea, dan dimulai pada bulan November 2015 dengan berbagai event yang diadakan oleh Korea Tourism Organization. 
(sumber: diterjemahkan dari website visitkorea).

Penjelasan tambahan yang saya dapat dari Sera eonni - dari KTO - Kenapa yang dipilih adalah smile - hal ini dikaitkan dengan kendala bahasa yang menjadi masalah utama yang paling ditakutkan oleh traveler. Satu-satunya cara termudah untuk menunjukkan keramahtamahan walau dengan language barrier adalah lewat senyum. 



Sunday, December 27, 2015

3 hari berburu Cherry Blossoms di Seoul - Spring 2015 trip




Dengan bermodalkan 'nekad' akhirnya tgl 30 jan kemarin saya membeli tiket SQ SUB-ICN-SUB (transit di Singapore),  setelah beberapa kali gagal, disebabkan oleh promo tiket yang mengharuskan penerbangan minimal 2 orang. Karena harus 2 orang, saya susah payah mencari teman dan ujung-ujungnya tidak membuahkan hasil. Beruntung di akhir Januari ada promo SQ dengan harga yang cukup menarik (SGD 600) dan tidak ada syarat minimal terbang 2 orang.

Perjalanan ke Korea kali ini berbekal budget cukup ketat, 400rb won termasuk biaya hostel 3 malam, admission fee, akomodasi, shopping, transportasi dan meal. Selain berbudget ketat, perjalanan ini juga merupakan perjalanan solo pertama saya ke Korea dan perjalanan dengan transit terlama yang pernah saya alami. Total waktu transit saya diperjalanan ini adalah 18 jam, beruntung transitnya di Changi Airport - Singapore. Gak kebayang kalau transitnya di bandara lain, pasti udah mati gaya transit selama itu. Detail cerita transit 18 jam saya di Changi dapat dibaca di sini.

Perjalanan saya ke Korea kali ini tujuan utamanya adalah untuk berburu Cherry Blossoms. Setelah susah payah melobi untuk cuti, akhirnya saya hanya berhasil mendapatkan cuti selama 5 hari, dan waktu total saya di Seoul hanya 3 hari karena 1 harinya untuk perjalanan. Berikut itinerary perjalanan saya:

5 April 2015 - 10 April 2015 SUB-SIN-ICN-SIN-SUB

Day 1: SUB-SIN transit selama 18 jam di Changi Airport.

Day 2 : 
- SIN-ICN  08.00 - tiba di Seoul jam 16.35. 
- Dongdaemun Design Plaza
- Lotte Mart Seoul Station