Tuesday, November 10, 2015

Drama per-visa-an

Road to VisitKorea VIP Members Invitation Tour (3)


Hari ini, Senin 9 November 2015, akhir dari masa penantian visa saya (H-8 keberangkatan)



10.15 AM Telp ke Consular Section, Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Indonesia

Sesuai dengan yang tertera di formulir tanda terima aplikasi visa, tiap applicant diharapkan untuk menghubungi consular terlebih dahulu untuk menanyakan status visa mereka sebelum datang ke konsular untuk pengambilan visa. Saya pun menelpon mereka tepat di pukul 10.15, dengan harap-harap cemas, apakah visa saya di approve atau tidak. Tapi 'de javu' kejadian bulan Feb kemarin terulang kembali. Staf konsular yang mengangkat telp menginfokan kalau visa saya masih dalam proses, saya diminta untuk menelpon kembali setelah makan siang. Biar gak salah jam lagi, kali ini saya kembali memastikan setelah jam makan siang yang dimaksud tepatnya jam berapa ya dan informasinya jam 2 siang. Ok, semoga di jam 2 nanti saya sudah dapat info apakah visa saya di approve atau tidak.

Jujur, saya cukup khawatir dengan kondisi ini, karena melihat jalan ceritanya kok jadi seperti waktu di bulan Feb kemarin, saya harus telp ke kedutaan 3 hari berturut-turut sampai akhirnya ada kepastian kalau visa saya di approve, dan itupun juga dengan menelpon sehari 2 kali.
Saat ini saya lebih merasa tidak enak lagi karena KTO tadi pagi sudah email saya lagi menanyakan status visa saya, dan sepertinya mereka menunggu informasi status visa saya dulu, baru meng-fix-kan akomodasi dan tiket pesawat peserta lainnya. Jadi, bisa dibilang, penyebab teman-teman lain tidak kunjung mendapatkan info dari KTO soal kepastian jadwal penerbangan mereka, salah satunya disebabkan karena saya. Karena status visa saya yang belum jelas sampai saat ini x_x.

Tuesday, November 3, 2015

Wish me luck ...

Road to VisitKorea VIP Members Invitation Tour (2)

4 AM, Nov 3, 2015 - Juanda International Airport - Terminal 2, Surabaya

Part ini sebagian besar saya tulis di Terminal 2 Juanda selagi menunggu boarding pesawat ke Jakarta. Perjalanan saya ini adalah perjalanan paling nekad dan mungkin dapat memecahkan rekor perjalanan tersingkat antar kota saya. Saya akan berangkat dengan pesawat 5.45 pagi ke Jakarta dan akan kembali ke Surabaya pada pukul 14.55. Nekad banget kan?



Hari Senin kemarin, saya dan 3 pemenang trip lain dibuat galau karena kasus yang sama. Ceritanya kami berempat (sejauh ini yang berhasil dihubungi hanya peserta dari Thailand, Singapore dan Malaysia) sama-sama kurang teliti saat mengirim email konfirmasi ke KTO. Kami langsung reply email pemberitahuan yang kami terima dari KTO, tanpa mengecek terlebih dahulu alamat emailnya, dan ternyata email yang digunakan berbeda dengan alamat email yang dicantumkan di detail itinerary. Kami seharusnya mengirimkan konfirmasi ke email yang tercantum di detail itinerary.

Monday, November 2, 2015

Pray for my visa ...


  Road to VisitKorea VIP Members Invitation Tour (1)

Source: http://english.visitkorea.or.kr/enu/GK/GK_EN_2_1_1.jsp
Sesuai yang sudah saya janjikan, saya akan tulis di blog kalau saya dapat info dari Korea Tourism Organization (KTO) mengenai detail trip VisitKorea VIP Members Invitation Tour. Sebenarnya sih saya sudah dapat email dari mereka hari Kamis kemarin, tapi karena saya lagi dalam "Panic mode",  saya baru bisa posting hari ini.



Panic mode? Saat ini saya lagi super panik, panik karena waktu apply visa yang cukup mepet, panik karena takut status saya yang 'pengacara' (baca: PENGangguran banyak ACARA) bakal menghambat proses aplikasi visa saya, dan yang terakhir panik atau lebih tepatnya kaget karena formulir visa Korea Selatan yang baru sangat detail. Intinya tetap karena 'visa' . Gak lucu kan ya, udah susah-susah dapat kesempatan untuk ke Korea, tapi gagal karena visa bermasalah (aduh amit-amit deh, jangan sampai terjadi *ketokmeja 3 kali*)




Ok, intinya begini, pihak KTO sudah mengirim email yang berisi detail itinerary dan apa saja dokumen, informasi yang perlu kita kirimkan ke mereka. Sedikit bocoran untuk itinerary, nantinya kami akan diajak keliling ke beberapa tempat wisata populer di Seoul, menonton pertunjukan seni dan budaya dan ikut berpartisipasi di dalamnya. Membaca itinerary-nya saja sudah kebayang nantinya bakal asyik banget dan membuat saya tidak sabar menunggu hari H. Tapi, sebagai satu dari salah 2 peserta yang memerlukan visa untuk mengunjungi Korea, saya tidak dapat bersenang-senang dulu sebelum visa ada di tangan. Diantara 15 orang yang dipilih (di list cuma ada 14 orang) hanya peserta dari Indonesia dan Filipina yang memerlukan visa (setau saya yang lainnya tidak perlu visa).

Wednesday, October 28, 2015

There can be miracles when you believe...

Lagu tema pagi hari ini adalah:

"Bangun tidur ku terus pegang hp, tidak lupa mengecek email..." dan OH MY GOD, horeeeeeeeeeeee !!! *teriakan tak tertahankan*

source: Facebook Korea Tourism Organization

Pagi hari ini saya melakukan ritual bangun pagi seperti biasa, yaitu matiin alarm hp, trus mulai check semua notifikasi di hp. Hari ini saya menerima 5 email yang ternyata salah satunya adalah dari english@knto.or.kr dengan subject: Winner notification for VisitKorea VIP Invitation Tour.
Spontan saja habis baca judul trus baca kalimat pertama langsung teriak sekencang-kencangnya plus muka super sumringah.
Saya menang! Aplikasi yang saya submit last minute terpilih dan saya akan ke Korea bulan Nov ini. Omg, Thank you God for giving me this gift. Akhirnya mimpi saya untuk kembali mudik ke kampung halaman tercinta menjadi kenyataan (baca: kampung halaman kedua = Korea).

Saturday, August 15, 2015

Solo trip ke Jepang? Siapa takut !!

Himeji Castle and Himeji city view

 

Sebuah kutipan dari drama 'The Producer' :

“seorang writer punya waktu ketika programnya dicancel penayangannya, ini waktu yang tepat untuk jalan-jalan. Tapi disatu sisi, ketika tidak ada program, gaji kami juga tidak dibayarkan. Jadi, ketika waktu ada, duit tidak ada; ketika duit ada, waktu yang tidak ada. “




Terinspirasi dari kalimat tersebut, saya yang saat ini punya waktu dan kebetulan lagi ada rejeki, seharusnya memanfaatkan waktu yang ada dengan baik untuk jalan-jalan. Nah, pertanyaan berikutnya, kemana ?

Awalnya, tentu saja yang terlintas di pikiran saya adalah ke Korea, mengambil Korean Language 3-weeks program di Kyunghee atau Yonsei university. Tapi di sisi lain, ada kondisi lain yang menyebabkan saya agak susah memperoleh visa dan ditambah lagi dengan MERS outbreak di Korea mulai Mei 2015 yang hingga akhir Juni belum juga mereda.



Keputusan akhirnya jatuh ke Jepang dengan tidak terduga dan terencana, setelah saya iseng mencoba query tiket GA SUB-CGK-HND-KIX-DPS-SUB yang ternyata harganya sangat menarik hati. Saat itu untuk total keseluruhan rute tersebut adalah 8 juta, cukup menggoda bukan ? Harga segitu untuk full board airlines, penerbangan non-stop dan bagasi 46 kg. Jadilah diawal Juli 2015 saya memutuskan untuk beli tiket itu untuk penerbangan tanggal 25 Juli 2015, dan kembali tanggal 5 Agustus 2015. Bagaimana dengan visa? Saya adalah pemegang e-passport jadi saya hanya perlu mendaftarkan paspor saya untuk visa waiver ke Konsulat Jepang. Kebetulan Kalimantan Timur berada di wilayah yuridiksi Konsulat Jepang di Surabaya, jadi tidak sulit bagi saya untuk apply visa waiver. Aplikasi visa waiver sangat mudah, 1-2 hari kerja sudah jadi dan gratis. Cukup isi formulir simple, submit ke konsulat dan 1 atau 2 hari kerja kemudian sudah dapat diambil. Konsulat akan menempel stiker visa waiver untuk kunjungan ke Jepang maksimal 14 hari yang berlaku sampai 3 tahun. Untuk lebih lengkapnya mengenai prosedur visa waiver (khusus bagi pemegang e-passport – pemegang paspor RI biasa harus apply visa manual) dapat dilihat di : http://www.surabaya.id.emb-japan.go.jp/informasi/visa_waiver.html